Kisah Sukses Pengemis Jalanan = Affiliate

January 25, 2010 by cuwiell · 9 Comments
Filed under: Celoteh 

Pernah dengar kisah tentang seorang pengemis jalan bernama Cak To?

Kalo belum, begini kisah singkatnya..

Cak To merupakan anak sulung dari pasangan pengemis di daerah Surabaya. Dia ikut menerjuni profesi sebagai pengemis jalanan sejak kecil hingga dewasa bersama kedua orang tua nya. Dengan pengalaman nya sebagai pengemis yang menjalani kerasnya kehidupan jalanan sebagai gelandangan, Cak To mempunyai kelebihan dari pada pengemis-pengemis lainnya. Dia pelajari bagaimana menghadapi aparat dalam negosiasi ketika ada keluarganya yang kena razia, cara bicara, cara berdandan sebagai pengemis yang bisa membuat sesorang iba jika melihatnya.

Cak To juga dikenal sebagai pengemis pemberani, karena berani dalam menghadapi preman-preman yang sering merampas penghasilan para pengemis. Dari aspek itulah Cak To mulai disegani oleh teman seprofesinya ( ceilah.. pengemis juga profesi kan :D ).

Dengan pengalaman dan keberanian dia, Cak To mulai merekrut orang-orang baru untuk dijadikan pengemis, dengan mendidik mereka dengan ilmu yang telah di miliki sebagai pengemis profesional :D . Dari anak buah nya Cak To mendapatkan setoran, yang menurut penuturan nya,  setoran tersebut secara sukarela.

Dari hasil setoran tersebut Cak To bisa memperoleh penghasilan antara 200 - 300 ribu perhari ( 6 - 9 juta MEN :D ), dengan penghasilan tersebut Cak To telah memiliki beberapa rumah, serta 2 buah motor dah Honda CR-V .

Nah… itulah singkat cerita tentang Kisah Sukses Pengemis Jalanan..

Dan kalo kita cermati, ternyata sistem kerja Cak To itu mirip dengan sestem kerja Affiliasi. Dimana seseorang mendapatkan komisi dari hasil kerja orang-orang yang telah dia rekrut. Jadi itulah kenapa saya kasih judul cerita ini dengan ” Kisah Sukses Pengemis Jalanan = Affilate “.

saya tidak tahu apakah ini kerusakan sistem, atau sebuah kecerdikan..

Ok.. temen.. setuju dengan pendapat saya tentang ” Kisah Sukses Pengemis Jalanan = Affilate ” ?, kalo tidak ataupun ada pendapat lain.. coba cantumkan di kotak komentar dibawah ini.

Salam,

Pesta Blogger 2009

October 25, 2009 by cuwiell · 1 Comment
Filed under: blog 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesta Blogger 2009 digelar di Gedung SMESCO, Jakarta, Sabtu (24/10) dari pukul 08.00-17.00. Tahun ini merupakan ajang kopi darat (kopdar) atau temu muka para pemilik blog di Indonesia untuk ketiga kalinya.

Kopdar kali ini lebih ramai dari tahun sebelumnya karena diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.200 peserta. Acara ini juga dihadiri beberapa blogger asing.

Peserta Pesta Blogger 2009 datang dari berbagai latar belakang. Tampak di antara kerumunan, yaitu artis dan pemain biola Maylaffayza. Prita Mulyasari, yang heboh karena kasusnya dengan RS Omni Internasional akibat tuduhan pencemaran nama baik lewat e-mail, bahkan menjadi narasumber.

Acara dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu II Tifatul Sembiring yang berpesan agar blogger Indonesia tetap menjunjung karakter bangsa. Dengan mengusung tema “One Spirit One Nation”, blog juga diharapkan bisa menjadi pemersatu bangsa. Selamat berpesta para blogger!

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring berpesan agar blogger Indonesia mampu bersatu dan mengekspresikan hal apa pun dalam blog-nya dengan penuh tanggung jawab. Hal tersebut penting untuk memperkokoh karakter bangsa yang telah dibangun selama ini.

Pesan tersebut dikatakan Menkominfo saat memberi sambutan dalam Pesta Blogger 2009 di Gedung SMESCO, Jakarta, Sabtu (24/10). Kebebasan berekspresi, menurut Tifatul, tidak harus membunuh karakter bangsa.

“Kalau kita punya karakter, kita tidak akan mudah dipengaruhi oleh siapa pun,” kata Tifatul kepada wartawan seusai memberikan sambutan.

Kepada para blogger, Tifatul berjanji sebagai Menkominfo yang baru terpilih ia akan menjamin kebebasan berekspresi bagi para blogger di Tanah Air. Kontan pernyataan tersebut disambut para blogger dengan antusias. Bahkan di sela-sela acara, banyak peserta yang tak tahan untuk tidak foto bersama sang menteri.

Tifatul juga merasa tak asing dekat para blogger dan komunitas di dunia maya. Ia sendiri mengaku sebagai seorang blogger, bahkan punya akun Twitter.

This site employs the Wavatars plugin by Shamus Young.