MUI Turun Tangan Tanggapi Pengobatan lewat Batu Ponari dan Siti Nurrohmah
Langkah pertama MUI, mereka mendatangi praktik pengobatan dengan menggunakan media batu milik Siti Nurrohmah (35), di Perumahan Tambakrejo Asri, Kecamatan Jombang. Mereka memberikan pencerahan terhadap ribuan pasien yang ngantre meminta kesembuhan melalui batu yang dicelupkan ke dalam air mineral, seperti praktik yang dilakukan Ponari.
Langkah yang dilakukan MUI ini, untuk menghindarkan masyarakat dari syirik. Selama ini, calon pasien lebih melihat batu “sakti” tersebut ketimbang Tuhan yang memberikan kesembuhan atas umatnya. Sekitar 20 menit, salah satu pengurus MUI Jombang, Abdul Kholiq memberikan wejangan kepada pasien yang siap dilayani Nurrohmah.
Dia menyakinkan kepada para pasien, jika kesembuhan itu berasal dari Allah SWT, bukan dari batu yang dipakai sebagai media pengobatan ini. Kholiq meminta agar para pasien menata niat sebelum menjalani pengobatan. “Niatnya harus meminta kesembuhan dar Allah SWT, bukan dari batu. Ponari, Nurrohmah, dan batunya itu, hanya media untuk mendapatkan kesembuhan dari tuhan,” tegas Abdul Kholiq, Minggu (22/2/2009).
Dia juga mengingatkan, jika pasien salah niat dan menilai jika letak kesembuhan itu berasal dari batu dan sang dukun, maka bisa dikategorikan sebagai perilaku yang syirik. Untuk itu, ia meminta kepada para pasien untuk kembali menata niat sebelum ngantre satu per satu ke Nurrohmah.
“Bukan hanya ke pengobatan supranatural saja. Jika pasien ke dokter dan menilai jika kesembuhan itu berasal dari dokter dan obat yang diberikan, itu juga namanya syirik,” tandas pengasuh Pondok Pesantren Al Wardiyah, Tambak Beras, Jombang ini.
Kendati telah memberikan peringatan keras, namun ia mengaku tak bisa mencegah para pasien yang berikthiar mencari kesembihan melalui cara pengobatan supranatural seperti ini. Menurutnya, sah-sah saja jika masyarakat mencari kesembuhan dengan cara mereka sendiri.
“Kita tak mungkin bisa menutup lokasi pengobatan ini, karena kami tak punya wewenang. Tugas kami hanya mengingatkan umat agar tak menuju ke jalan syirik itu sendiri. Kalau soal penutupan, itu hak pemerintah,” kata pengurus MUI Jombang yang menjabat sebagai Ketua I ini.
Selain memberikan peringatan kepada calon pasien, ia juga meminta kepada panitia untuk memasang spanduk yang berisi imbauan di sekitar lokasi parktik. Tujuannya kata dia, agar masyarakat tak terjebak dengan ha-hal yang berbau syirik. “Intinya, harus berhati-hati,” tandasnya.
Dia juga meminta kepada panitia dan aparat keamanan untuk menjaga lokasi ini dari kemungkinan terburuk, misalnya ada pasien yang tewas di lokasi akibat berdesakan saat ngantre, seperti yang terjadi di tempat praktik Ponari beberapa waktu lalu. Menurutnya, pasien juga harus diberikan jaminan keamanan.
“Jangan sampai ada yang tewas lagi. Karena mereka ini ingin sembuh, bukan malah tewas saat mencari kesembuhan,” ingatnya lagi.
Tak hanya lokasi praktik Siti Nurrohmah saja yang sempat dikunjungi MUI. Menurutnya, beberapa hari lalu pihaknya juga mendatangi praktik di rumah Ponari, di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh. MUI pun melakukan hal sama, yakni mengingatkan para pasien dan warga setempat agar tak enilai jika Ponari-lah penyebab kesembuhan itu.
“Sudah kami lakukan hal yang sama di tempat praktik Ponari,” pungkasnya sembari menyebut jika ulama lain perlu duduk bersama membahas masalah ini.
Salah satu panitia pengobatan di rumah Ponari, Didik Suryanto, 32, mengaku sepakat jika memang ada fatwa MUI yang mengharuskan praktk ini ditutup. Namun menurutnya, MUI harus terjun langsung utuk melihat lokasi dan cara pengobatanya. “Kami sepakat saja. Dan kami juga sedang menunggu imbauan MUI itu,” terang Didik, sekretaris panitia.
Namun demikian, ia juga meminta MUI untuk memberikan solusi atas membeludaknya calon pasien yang terus memadati desanya itu. Karena selama ini, panitia sudah tak mampu lagi membendung banyaknya pasien yang kebanyakan datang dari luar kota Jombang itu.
“Harus ada solusi yang tegas juga. Jangan hanya meminta ditutup,” tegasnya.
Kekhawatiran yang sama juga diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid. Adik kandung mantan presiden KH Abdurrahman Wahid ini juga mengaku tak yakin jika semua pasien pengoban dengan cara ini bisa sembuh. Lantaran belum adanya kepastian kesembuhan itu, perlu adanya penelitian mengenai air yang sudah “dijampi-jampi” oleh Ponari dan beberapa dukun tiban lainnya.
“Harus ada tim yang melakukan penelitian. Dan hasil penelitian itu disampaikan apa adanya, apakah air itu bisa menyembuhkan atau tidak. Nanti terserah masyarakat yang menilai. Kami juga khawatir jika masyarakat sudah mulai mendekati hal-hal yang syirik dengan pengobatan seperti ini,” tukas Gus Sholah, panggilan akrab KH Salahuddin Wahid saat ditemui di Ponpes Tebuireng.
Dia juga mengaku tak berhak melarang, apalagi menutup lokasi pengobatan itu. Pasalnya, masyarakat juga memiliki hak untuk mencari kesembuhan atas penyakit yang diderita. Hanya saja kata dia, masyarakat harus berhati-hati jika langkah mereka itu justru bertentangan dengan ajaran yang dianut.
“Secara pribadi, saya tak tertarik mengunjungi praktik pengobatan ini. Meski diakui atau tidak, penyembuhan seperti ini sudah ratusan tahun dipercaya masyarakat sebelumya. Dan ulama, harus memberikan penyadaran,” cetus mantan calon wakil presiden RI pada Pilpres tahun 2004 ini.
Dia juga meminta agar ada strategi khusus agar keamanan para pasien bisa dijamin, agar tak ada lagi pasien yang meninggal dunia d lokasi pengobatan lantaran berdesakan dengan pasien lainnya. Jika ternyata melalui penelitian didapati hasil bahwa air Ponari itu bisa menyembuhkan, perlu ada metode pembagian air yang aman.
“Bisa juga dibuat dalam kemasan. Dan dijual dengan bebas, tanpa harus ada eksploitasi tenaga Ponari sendiri yang butuh sekolah,” cetusnya lagi.
Ketua Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PB NU), Hasyim Muzadi, justru menilai jika fenomena membeludaknya pasien Ponari ini sebagai cermin jika layanan kesehatan yang diberikan pemerintah selama ini masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga, mereka lebih memilih model pengobatan non formal seperti “produk” Ponari itu.
“Saya tidak bisa bilang jika pemerintah gagal. Tapi, pemenuhan kesehatan itu yang masih belum berimbang. Masyarakat yang demikian itu, karena tak punya biaya,” tegas Hasyim Muzadi, usai menghadiri wisuda sarjana dan pasca sarjana di Universitas Darul Ulum (Undar), Jombang.
Dia juga mengaku, NU sendiri tak bisa melakukan imbauan penutupan di lokasi pengobatan supranatural itu. Hanya saja kata dia, harus ada pengaturan agar pengobatan itu tak menimbulkan syirik dan memberikan jaminan keamanan bagi para pasiennya. “Masyarakat punya hak untuk berobat. NU tak bisa melarang,” katanya.
Sementara praktik di lokasi Ponari kemarin, diwarnai keributan beberapa saat. Ratusan calon pasien mendatangi rumah Kepala Desa Balongsari Nila Retno. Mereka menuntut kades untuk membuka kembali loket pembelian kupon yang ditutup secara darurat oleh panitia. Namun, calon pasien itu harus menelan kekecewaan lantaran orang nomor satu di desa tersebut tak berada di rumahnya.
Penutupan loket secara darurat itu kata Mukhlison, salah satu panitia, lantaran ada keributan saat ribuan calon pasien antre membeli kupon di kantor balai desa setempat. Salah satu warga yang tak dikenal identitasnya, tiba-tiba menyerobot ke barisan pengantre, tanpa ikut antre.
“Mungkin, orang ini adalah tukang ojek yang membelikan kupon penumpangnya. Dan karena ulah dia itu, warga lainnya jadi tak mau antre. Terpaksa tiket kupon untuk pengobatan hari Selasa kami tutup,” terang Mukhlison saat dihubungi.
Dia juga tak bisa memastikan kapan loket kupon itu akan dibuka kembali. Hanya saja kata dia, phaknya menunggu situasi kondusif. “Padahal saat loket kami tutup, kupon baru terjual 1.500 lembar,” tukasnya.
Group Band ST-12
Siapa yang gak tahu ST-12?…
Pasti semua tahu, Group band indonesia yang satu ini mampu merebut hati dari semua kalangan usia, dari anak-anak, ABG, dan dewasa. Melalui lirik-lirik lagu nya yang terkenal seperti puspa, aku masih sayang, ATSL, jangan pernah berubah, dan terakhir lewat tembang baru nya “saat terakhir”.
Group band ST-12 dengan personil Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokal), dan Iman Rush (gitar), didirikan di Bandung pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz.
Mungkin diantara Anda yang kebetulan mampir di blog ini dan membaca postingan ini adalah salah satu dari fans nya ST-12. Nah.. kebetulan bagi Anda penggemar berat ST-12, saya punya domain cantik nih www.st-12.com, bagi penggemar yang pengen memiliki domain tersebut bisa kontak saya di YM ( YM:cuwiell212), klik aja button YM saya yang ada di area photo pojok sebelah kanan.
Boost Site Traffic and Succeed in Affiliate Marketing Programs
As an Affiliate, the main objective is to sell products and services from vendors on their partner. Unless you can do this, you can never hope for a considerable sum of money in affiliate marketing. So how can I get more quantities? All other parameters are equal; you need to increase traffic to your website before you use the experience of more sales. By the law of averages, people familiar with the products that are proposed, most of the products you sell.
Here are some tips that can help you increase traffic to the website:
1. Optimization for search engines.
The most successful websites are more visible. Now there are several possibilities, a higher degree of visibility on the Internet, but the method is the optimization of search engines. The details are too technical here, but the goal of search engine optimization (SEO) is to help your website rank high in search engines. If you use a search engine, you will notice that each keyword search is used for the return of thousands, even millions of hits. Most people do not interfere with these results, based on the website is displayed. Statistically, the site on the first page of results, the maximum traffic to this page to be in a better position to make money.
2. On the web directory.
If the directories are not as extensive search engine, some people do not use. It is important not to neglect the potential customers that these directories can be found on its website. To participate in an Internet directory, you have to your site for approval and will be assessed.
3. Cost of the content provided.
Your site is constantly updated, if you make your visitors return. Your site must have a useful content and tools, that is your target audience. Make your site easy to navigate as possible and be sure your links work like they should. There is nothing that people are more than just a “bad” site, and if your site is, as such, the chances are low that many people want to return.
4. Building an online community.
In other words, relationships with their customers. Make your visitors feel welcome and appreciate, and are able to return. Interested in their problems, and to thank them for their business. Make your affiliate marketing program, work is really not very different from a traditional operation. The only way to treat your customer’s right. The Japanese have a saying: The customer is king. While your customers with respect and efforts to try to address their needs are that are more than willing to help with her.
Affiliate Marketing & Customer Service Request
As a webmaster are bound to be problems. Even if you have a good amount of time to learn affiliate marketing business, sooner or later, some problems to solve. Areas such as email services, affiliate marketing software and online services are often especially difficult.
Unfortunately, aid is often not easy, even from your provider. However, there are chances that the process easier for both parties. Here are some questions to consider before contacting your service provider:
Who are you? There is a problem. Many people with their problems without having their personal information, such as the username. Unless the teams you are, how do you expect from your problem?
What is the problem? Be specific. Determine what products or services are not working properly. Note that you can use one of its customers with the supplier. Unless you can find the problem, the chances are very slim, that you get the help and the right time.
What software do you use? His home team the necessary information about which software to use. For example, what type of system that you created on your computer. It is widely known that some applications may not work properly in some systems. Make sure all the details of the services or applications to use.
If the problem? Identify the knowledge of the problem is important. If you recently make changes to your system and the problem occurred shortly after, it is likely that the changes are the cause. Not to take into account the information of the support team, every bit of knowledge is the source of problems.
What have you tried to solve the problem? If you have tried the problem yourself, you have a report on its efforts in its report. Let your computer help to find out what they have done to save time, and also a more accurate diagnosis of what is wrong.
Put things? For security reasons, some systems are not compatible with the HTML view. To prevent e-mail, then it is better to send messages as text.
Do not forget to be polished. Remember that in supporting a team of people - a judge who is not in vain. No insult is never blasphemous. If you want to solve your problem, it is better, peace and civil action. Despite what you think, May, one of his clients - they reserve the right to make their services available to every time if they wish.
These data are not always that you can use the quick service they deserve, but you can help.
Affiliate marketing is quite difficult without the opponent. For a little while for things to see on your computer, you can improve the quality of service you receive.
Bikin Sketsa Wajah dengan Photosop CS3
Setelah baca panduan dari mbah dewo mengenai bagaimana membuat kartun dengan Photoshop, Saya sangat tertarik juga, maka saya coba ilmu nya simbah untuk bikin sektsa wajah dengan Photoshop CS3 yang sudah terinstall di komputer. Maka kupraktekan panduan tersebut untuk merubah photo saya seperti contoh panduan dari mbah dewo sbb :
Langkah pembuatan trace pada foto
Langkah 1
Bukalah sebuah foto dengan Photoshop. Pada contoh tutorial ini, saya menggunakan foto Mas Wasidi aka Si Kecil.
Langkah 2
Karena kondisi foto ini terlalu gelap, maka agar lebih nampak perbedaan antara daerah gelap dan terangnya, maka saya atur dulu pewarnaannya menggunakan Image > Adjustment > Shadow Highlights.
Langkah 3
Duplikat layer background ini, agar kita mempunyai cadangan foto yang aslinya. Untuk jaga-jaga, siapa tahu nanti membutuhkan gambar aslinya. Dan memang akhirnya kita juga butuh foto aslinya, untuk membuat bentuk-bentuk yang agak rumit, misalnya mata dan bibir.
Cara untuk menduplikat ini bisa dengan Ctrl + J, atau dengan menarik nama layer ke arah icon Create New Layer.
Langkah 4
Pilih menu Image > Adjustment > Posterize. Isikan nilai yang kecil. Misalnya 4.

Tujuan langkah ini adalah untuk mengurangi jumlah warna yang digunakan.
Langkah 5
Duplikat lagi layer foto yang sudah diposterize ini. Ubah blending option menjadi Darken.

Pilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur nilai Radius secukupnya, sambil melihat gambar aslinya (jangan melihat gambar preview pada kotak dialog Gaussian Blur). Tujuan langkah ini adalah untuk membuat agar muncul perbatasan yang lebih tegas pada tiap warna yang ada.

Langkah 6
Sekarang kita mulai langkah pembuatan layer untuk melakukan trace.
Buatlah sebuah layer baru, dengan cara melakukan klik pada icon Create a new layer (di gambar dibawah ini saya tandai dengan lingkaran merah) . Kemudian ubahlah nilai opacity pada layer ini hingga 0% (saya tandai dengan lingkaran biru).
Langkah 7
Pilih Pen tools pada tool box photoshop (lingkaran merah pada gambar tutorial photoshop di bawah ini).
Kemudian lakukan pengaturan pada option bar. Pilihlah icon Shape layers (gambar lingkaran biru). Klik icon segitiga geometri option (gambar lingkaran hijau), kemudian beri tanda cek pada pilihan Rubber Band.
Di sebelah kanan dari pengaturan tersebut, terdapat beberapa icon lagi (gambar lingkaran ungu). Tentunya sudah Anda pelajari pada tutorial photoshop sebelum ini. Jika belum, silahkan dibaca dulu pada Cara Pembuatan Shape.
Sedangkan tentang penggunaan pen tool bisa dibaca pada Tutorial Photoshop yang judulnya Membuat Seleksi Dengan Path.
Langkah 8
Buatlah bentuk shape menggunakan Pen tool. Buatlah mengikuti bentuk wajah pada foto.

Buatlah garis path ini melingkar hingga menyambung dari titik awal sampai akhir, sehingga terjadi sebuah bentuk bangun.

Langkah 9
Ulangi langkah ke-6 dan ke-7, namun kali ini buatlah bentuk shape pada area warna yang lain. Setiap bentuk shape dibuat pada sebuah layer baru.
Jumlah bentuk shape yang dibuat kita batasi antara 2 sampai 4 warna saja.
Langkah 10
Ubahlah nilai opacity pada layer-layer shape yang sudah kita buat tadi. Opacity kita buat hingga 100%. Sehingga nampak foto tertutupi oleh warna-warna.
Untuk mengubah warna pada setiap layer shape, lakukan dengan cara melakukan klik 2 kali pada thumbnail layer-nya. Kemudian pilih salah satu warna.
Sebagai panduan dalam memilih warna-warna kulit, berikut ini saya sertakan beberapa warna yang bisa Anda gunakan.
Ubahlah setiap warna pada semua bagian wajah tersebut.
Saat membuat bentuk shape pada area warna yang lain, jika ada layer yang menutupi sehingga kita kesulitan untuk menentukan bentuk shape, maka untuk sementara icon mata pada layer yang menutupi bisa dimatikan dulu atau di kurangi dulu opacity-nya.

Kemudian ulangilah lagi membuat bentuk shape pada semua bagian tubuh, hingga keseluruhan foto tertutup oleh bentuk-bentuk shape.
Pada bagian mata dan bibir, karena bagian ini termasuk bagian pokok dalam mengenali wajah seseorang, kita perlu mematikan dulu beberapa icon mata pada palet layer. Sehingga kita bisa membuat trace dengan melihat bentuk aslinya yang belum ter-posterize.
Untuk bagian jenggot, saya menggunakan Brush tool berukuran kecil yang disapukan pada gambar dengan pengaturan Brush preset Scattering.
Langkah 11
Untuk membuat latar belakang pada foto, buatlah sebuah layer baru yang diletakkan pada urutan sebelah bawah dari bentuk-bentuk shape tersebut. Layer baru ini bisa diisi warna sesuka Anda, dengan memilih menu Edit > Fill.
Warna tidak harus putih, Anda bisa juga menggunakan warna-warna lain, misalnya dengan Gradient Tools seperti berikut ini.
Jika semua gambar akan dijadikan satu, bisa dilakukan dengan memilih menu Layer > Flatten Image.
Nah… setelah mengikuti langkah-langkah diatas jadilah gambarku seperti ini…

Waaahh…. Koq gak sebagus punya si Mbah..sih… waduh mbah… maklum ya.. baru nyoba nih..
tapi notbad lah….
















